
Setelah pertemuan akhir Oktober (28“29 Okt 2025), kalender FOMC masih mencantumkan 9“10 Des 2025. Artinya, secara teknis The Fed masih bisa bertindak sekali lagi tahun ini
Ekspektasi pasar & ekonom menurut Survei dan harga pasar uang masih memosisikan peluang tinggi untuk cut di bulan Desember selain Oktober serta Sejumlah ekonom besar juga masih memproyeksikan dua kali pemangkasan sebelum tahun berganti
Powell mengisyaratkan pengetatan Kebijakan Moneter bisa segera berakhir dalam beberapa bulan dan Ini nada yang cenderung longgar dan kompatibel dengan pelonggaran kebijakan lebih lanjut jika di sertai data yang mendukung
Pasar kerja masih menjadi Faktor penentu Jika perekrutan melemah dan pengangguran kembali naik, The Fed cenderung menambah cut untuk menahan perlambatan ekonomi.
Bila inflasi inti tetap turun atau setidaknya tidak memanas lagi, ruang untuk cut lanjutan masih terbuka.Sebaliknya, lonjakan inflasi bisa membuat Fed menahan diri.
Untuk Kondisi keuangan & pasar uang Jika tanda-tanda kekeringan likuiditas (repo/pendanaan) kian terasa, akhir QT lebih cepat bahkan sebelum Desember dapat menjadi sinyal pelonggaran non-suku bunga yang mendampingi kebijakan suku bunga.
Ketidakpastian data serta Penundaan rilis data resmi karena shutdown membuat Fed bergantung pada indikator alternatif, sehingga nada kehati-hatian bisa lebih kuat.
Saham Biasanya suka suku bunga lebih rendah, terutama growth/tech karena diskonto turun. Tapi euforia bisa tertahan kalau data ekonomi makin lemah.
Dolar AS Cenderung melemah jika pasar membaca Fed makin dovish (yield USD turun). Namun jika cut rate terjadi di tengah risk-off berat, Maka USD bisa menguat sebagai safe haven.
Emas & kripto Diuntungkan oleh real yield yang menurun dan likuiditas yang lebih longgar, tapi kenaikan bisa terbatas kalau USD menguat tajam atau Fed ternyata kurang mendukung dari ekspektasi.(Cay)
Sumber: Newsmaker.id
Gubernur Federal Reserve, Stephen Miran, mengatakan pada hari Kamis bahwa ia menargetkan penurunan suku bunga sebesar 150 basis poin tahun ini untuk mendorong pasar tenaga kerja AS. Miran mengatakan ...
Wakil Ketua Federal Reserve untuk Pengawasan, Michelle Bowman, menguraikan perubahan signifikan pada pengawasan dan regulasi perbankan selama pidatonya di Seminar Presiden Bank Asosiasi Bankir Califor...
Perubahan lebih lanjut pada suku bunga jangka pendek Federal Reserve perlu "disesuaikan dengan cermat" berdasarkan data yang masuk mengingat risiko terhadap target lapangan kerja dan inflasi bank sent...
Presiden Bank Federal Reserve Richmond, Tom Barkin, mengatakan prospek kebijakan moneter tetap berada dalam keseimbangan yang rapuh mengingat tekanan yang saling bertentangan dari meningkatnya pengang...
Bank Sentral AS (Federal Reserve) setuju untuk memangkas suku bunga pada pertemuan Desember hanya setelah perdebatan yang sangat bernuansa tentang risiko yang dihadapi ekonomi AS saat ini, menurut cat...
Harga emas naik pada hari Jumat, siap untuk diakhiri dengan kenaikan mingguan hampir 4% karena laporan ketenagakerjaan di AS beragam, dengan ekonomi menambah lebih sedikit lapangan kerja daripada yang diproyeksikan. Namun, Tingkat Pengangguran...
Harga emas kembali menguat pada perdagangan terbaru setelah sempat tertekan, didorong oleh melemahnya dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi pemerintah AS. Investor kembali memburu emas sebagai aset lindung nilai di tengah ketidakpastian arah...
Perak bergerak di sekitar $77.430, geraknya cenderung menunggu pemicu dari dolar AS & hasil. Kalau dolar menguat, perak biasanya ketahan; kalau dolar melemah, perak lebih mudah lagi naik.Fundamentalnya masih ditopang safe haven (ketidakpastian...